Rakyat Jenuh Dengan Hasil Survey, Butuh Informasi Program Dari Capres

Daftar Isi

 

Keterangan foto: ilustrasi bacaan Tolak Berita Hoax (Foto: ist).

Medan, kedantv.com - Berbagai lembaga survei telah merilis hasil survei elektabilitas bakal calon presiden atau bacapres maupun bakal calon wakil Presiden alias bacawapres yang diprediksi akan turut serta dalam Pemilihan Umum Presiden dan Wakil Presiden 2024. 

Sementara tanggapan masyarakat terhadap rilisw berita hasil tersebut menuai pro dan kontra. Ada yang percaya hasil survey tersebut menggambarkan fakta lapangan yang sesungguhnya tetapi tidak sedikit masyarakat yang menilai rilis berita hasil survey tersebut hanya framing dan pencitraan calon semata

Menyikapi pro dan kontra tersebut, tokoh aktivis 98 menilai yang di butuhkan masyarakat saat ini bukan informasi elektabilitas Capres tetapi apa program yang di tawarkan capres jika ingin maju dalam pilpres 2024

" Rakyat sudah jenuh dengan berbagai rilis hasil survey, informasi yang di butuhkan masyarakat saat ini apa program capres untuk Indonesia ke depan jika maju dalam pilpres 2024," kata Ikhyar dalam rilis tertulisnya kepada awak media di Medan, Jum'at (7/7/2023)

Ikhyar menambahkan, masyarakat saat ini memakai kacamata terbalik dalam membaca hasil lembaga survey

" Masyarakat sekarang  memakai kacamata terbalik, siapa capres yang di unggulkan oleh lembaga survey, justru itu yang di anggap suaranya rendah, karena dia butuh framing untuk di anggap sebagai capres yang di minati masyarakat," jelas Ikhyar

Ikhyar menyindir strategi timses yang memframing elektabilitas capres dengan menggunakan lembaga survey seperti  pepatah arang habis besi binasa

" Makanya Timses Capres harus memikirkan ulang strategi menaikkan popularitas dan elektabilitas capres dengan menggunakan framing dan branding hasil survey, janga sampai seperti kata pepatah arang habis besi  binasa," sindir ikhyar.

Penulis: Zultaufik Nst
Editor: Cut Riri

Posting Komentar

Bank Sumut" />