Siti Aminah Dilantik Menjadi Ketua Dekopin Wilayah Sumatera Utara Periode 2019 - 2024

Daftar Isi

 

Foto: Ketua Umum Dekopin Pusat, Dr Sri Untari Bisowarna saat menyerahkan bendera pataka Dekopin Wilayah Sumut kepada Ketua terpilih Dekopin Sumut Siti Aminah pada acara pelantikan Dekopin Sumut di Aula RIS Kantor Gubsu, Senin (4/9/2023). (kedantv.com/Aris).

Medan, kedantv.com - Pengurus Dewan Koperasi Indonesia (Dekopin) provinsi Sumatera Utara melaksanakan musyawarah wilayah dan sekaligus pemilihan ketua dan pengurus Dekopin periode 2019 - 2024. Senin (4/9/2023) di aula Raja Inal Siregar lt.2 Kantor Gubsu.

Acara Muswil tersebut dihadiri langsung ketua umum Dekopin pusat, Dr. Sri Untari Bisowarno, selain itu hadir pula mantan bupati Karo, mantab sekda, kadis koperasi Provsu, Naslindo Sirait dan tamu undangan lainnya.

Pada kata sambutannya, ketua panitia kegiatan, Mardiana br Sebayang, SE MSi menyampaikan ucapan terimakasih atas dukungan semua pihak yang telah membantu dan berkontribusi sehingga acara Muswil sekaligus pelantikan pengurus Dekopin Provsu dapat berjalan dengan lancar dan dilaksanakan ditempat yang bagus dan besar.

Disampaikan Mardiana, ada beberapa hal yang menjadi perhatikan pihak panitia dalam mempersiapkan pelaksanaan Muswil yakni dapat memberikan kepercayaan dari ketua Dekopin pusat bahwa dekopin Sumut sampai saat ini tetap eksis dalam menjalankan program perkoperasian yang ada di Sumatera utara sampai saat ini, termasuk melakukan koordinasi dan kerjasama dengan pemerintah provinsi Sumatera Utara. Inilah yang menjadi dasar perlunya dilakukan Muswil dan pelantikan pengurus Dekopin Provsu periode 2019 - 2024.

Plt. Ketua Dekopinwil Sumut, Siti Aminah br.Perangin angin pada akta sambutannya mengatakan sampai saat ini angka Perkoperasian se Sumatera Utara ada berjumlah 13 ribu koperasi, dan yang aktif adalah 5000 koperasi sedangkan yang tidak aktif adalah 7000 koperasi.

Dimana dijelaskan lagi, tugas dari pada Dekopin yakni memperjuangkan dan menyalurkan aspirasi koperasi. Meningkatkan kesadaran berkoperasi di kalangan masyarakat dan melakukan pendidikan perkoperasian bagi anggota dan masyarakat.

" Jadi dengan diselenggarakannya Muswil Provsu dan pelantikan pengurus Dekopin diharapkan didapat solusi dan semangat dalam membesarkan dan menghidupkan semangat Perkoperasian di Sumatera Utara dengan mengikuti perkembangan jaman,"sebutnya.

Ketua Umum Dekopin Pusat, Dr.Sri Untari Bisowarno pada kata sambutannya terlebih dahulu mengucapkan terimakasih atas usaha pihak panitia dan Dekopin Sumut yang membuat acara Muswil berjalan lancar dan berlangsung diruangan yang megah. Dia juga mengucapkan terimakasih kepada kadis koperasi Sumut yang hadir mewakili gubernur Sumut, para ketua Dekopin se kabupaten dan Kota se Sumut.

Dikatakan Sri Untari lagi, peranan pemerintah dalam gerakan koperasi antara lain memberi bimbingan berupa penyuluhan, pendidikan ataupun melakukan penelitian bagi perkembangan koperasi serta bantuan konsultasi terhadap permasalahan koperasi, melakukan pengawasan termasuk memberi perlindungan terhadap koperasi berupa penetapan bidang kegiatan perkoperasian.

Dia pun berharap usai pelaksanaan Muswil Dekopin semoga para peserta mendapatkan banyak manfaat dan timbul semangat dalam menjalankan Perkoperasian di Sumut. Karena sistem perkoperasian harus mampu mengikuti perkembangan jaman. " sama seperti kerjasama sepeda motor listrik murah yang nantinya akan dilakukan antara Dekopin pusat dan salah satu aplikasi Maxim. Jadi mind set koperasi itu jangan hanya dilihat hanya simpan pinjam. Sehingga imaje nya hanya sebatas simpan pinjam dan bisnis semata,"terang pengagum sosok proklamator Indonesia dan pahlawan nasional dari tanah batak, Sisingamangaraja XII ini.

Kadis Koperasi Provsu, Naslindo Sirait pada kata sambutannya mengaku jika Perkoperasian haruslah di isi oleh pengurus yang berusia muda. Sebab, jika para pengurus koperasi itu lebih banyak berusia tua maka, lambat laun koperasi itu akan hilang ditelan jaman.

"Butuh inovasi dan kreatifitas bagiamana agar koperasi itu dapat maju dan berkembang. Apalagi koperasi itu sudah sejak dulu ada. Bagi orang kaya, mungkin koperasi tidak terlalu diperlukan karena dia memiliki banyak uang. Malah dia mampu membuka banyak koperasi jika dia mau,"terang Plt.Sekda Kabupaten Samosir ini.

Disebut lagi, kedepan antara Dekopin Sumut dan Dinas Koperasi Sumut akan menjalin kerjasama untuk memajukan perkoperasian sehingga lebih bergeliat lagi.

" Nanti kita akan dudukkan peran dan fungsi masing-masing pemerintah sebagai regulator yang membuat kebijakan untuk pembangunan koperasi dan tentu Dekopin sebagai satu lembaga yang menggerakkan gerakan Koperasi di Indonesia kita berharap kita bisa bekerja sama bermitra khususnya dalam memberikan edukasi dan advokasi dan fasilitasi kepada seluruh koperasi yang ada di Sumatera Utara. Jadi kami dari pemerintah Provinsi Sumatera Utara siap untuk bisa bekerja sama dengan Dekopin, semoga Dekopin juga dalam melakukan regenerasi bisa memasukkan unsur-unsur dari milenial kemudian sebagai regenerasi ke depan dan kami juga berharap program-program yang bisa lebih konkret dalam membangun Koperasi di Sumatera Utara,"ujar Naslindo.

Disebutkan lagi, langkah-langkah untuk memajukan Koperasi di Sumatera Utara dengan melihat apa permasalahan yang terjadi dan bagaimana solusi baik itu persoalan kelembagaan, termasuk juga tantangan Global hari ini. "Namun kita yakin bahwa spirit Koperasi itu masih sangat relevan dengan perkembangan dan kemajuan jaman saat ini. Jadi kita kembalikan dulu spiritnya sebagai usaha bersama yang tentunya juga ada tips dengan seluruh landscape ekonomi bisnis. Sehingga diharap mampu menjawab kebutuhan anggotanya dan juga kebutuhan masyarakat pada hari-hari mendatang,"ujar Naslindo.

Penulis : Aris
Editor : Cut Riri

Posting Komentar

Bank Sumut" />