Tingkatkan Peranan Wanita, Pemko Medan Gelar Pelatihan Jahit Menjahit

Daftar Isi

 

Keterangan foto: ibu-ibu saat ikut pelatihan, Selasa (18/6/2023). (Foto: ist).

Medan, kedantv.com - Guna menunjang kegiatan Peningkatan Peranan Wanita Menuju Keluarga Sehat Sejahtera (P2WKSS) dan mewujudkan program prioritas Wali Kota Medan Bobby Nasution, Pemko Medan melalui Dinas Koperasi UKM Perindustrian dan Perdagangan menggelar pelatihan jahit menjahit bagi warga di Kelurahan Tanjung Mulia Hilir, Kecamatan Medan Deli, Selasa (18/6/2023). Tidak hanya diikuti Ibu rumah tangga, pelatihan ini juga diikuti generasi muda.

Pelatihan yang dipusatkan di Aula Kantor Kelurahan Tanjung Mulia Hilir ini dibuka oleh Kadis Koperasi dan UKM Perindag Benny Iskandar Nasution diwakili Kabid Industri Mahfuza. Turut hadir Lurah Tanjung Mulia Hilir N. Situmeang, perwakilan Dinas P3APMP2KB, dan Fika Azhari sebagai pelatih dari Lembaga Khusus Pelatihan.

Menurut Kabid Industri Mahfuza, pelatihan jahit menjahit ini dikhususkan untuk ibu-ibu rumah tangga guna membantu perekonomian keluarga. Artinya pelatihan ini digelar untuk memberikan pembekalan kepada ibu-ibu agar memiliki keahlian yang nantinya dapat menjadi pemasukan tambahan bagi keluarga.

"Program pelatihan ini merupakan salah satu upaya kita untuk mewujudkan program prioritas bapak Wali Kota Medan khususnya di bidang perekonomian. Selain itu program ini juga untuk meningkatkan Peranan Wanita Menuju Keluarga Sehat Sejahtera (P2WKSS)," Jelasnya.

Mahfuza menambahkan jika setelah pelatihan ini Ibu- ibu menjadi pintar dalam hal jahit menjahit nantinya mereka dapat mengembangkan keahliannya dengan menghasilkan suatu produk busana yang bernilai ekonomis. Hal yang paling kecil diharapkan dari pelatihan ini minimal ibu-ibu bisa menjahit baju atau celana yang rusak dirumah.

"Suatu kebanggaan jika kita dapat membuat baju untuk diri sendiri. Apalagi jika hasil jahitan kita baju tersebut bernilai ekonomis maka dapat menjadi pemasukan tambahan bagi keluarga. Untuk itu kepada ibu-ibu peserta pelatihan agar dapat mengikuti pelatihan ini dengan baik agar ilmu yang didapatkan bermanfaat," Sebutnya.

Pelatihan jahit menjahit ini tidak hanya diikuti ibu yang sudah berumah tangga. Generasi muda juga sangat antusias mengikuti pelatihan tersebut. Seperti yang diungkapkan Putri Amanda dan Gita Okta. Mereka yang masih berusia 20 tahun mengaku sangat senang mengikuti pelatihan jahit menjahit. Karena target mereka adalah berwirausaha.

"Pelatihan ini sangat baik, bisa menambah wawasan dan ilmu tentang jahit menjahit. Selain itu jika sudah mahir kami berencana akan berwirausaha. Kami saat ini belum ada skill menjahit, jika sudah pandai kami akan usaha," Jelasnya.

Kemudian mereka mengucapkan terima kasih kepada bapak Wali Kota Medan Bobby Nasution yang telah menggelar pelatihan jahit menjahit. Tentunya pelatihan ini sangat bermanfaat apalagi bagi generasi muda seperti mereka. "Kami ucapkan terima kasih kepada bapak Wali Kota Medan Bobby Nasution yang telah menggelar pelatihan jahit menjahit," ujarnya.

Sementara itu Siti Nurbaini, mengaku sangat senang bisa mengikuti pelatihan ini. Selain mendapatkan ilmu pengetahuan nantinya kami juga dapat menambah penghasilan bagi keluarga.
Dirinya juga mengaku belum memiliki kemampuan dalam menjahit, untuk itu mengikuti pelatihan berharap memiliki kemampuan menjahit dan berkembang lagi menjadi desainer.

"Kami berharap ikuti pelatihan ini bisa pintar menjahit dan berkembang lagi mana tau jadi desainer," Sebutnya.

Penulis : Zultaufik
Editor : Cut Riri

Posting Komentar

Bank Sumut" />